Konfigurasi Proksi
Server proksi menangani permintaan klien untuk sumber daya. Proksi dapat mengembalikan sumber daya yang diminta dari cache atau meneruskan permintaan ke server tempat sumber daya berada. Proksi dapat meningkatkan kinerja jaringan dengan mengurangi jumlah permintaan yang dikirim ke server jarak jauh. Proksi juga dapat digunakan untuk membatasi akses ke sumber daya.
Proksi Adaptif
Dalam .NET Framework, proksi muncul dalam dua jenis: adaptif dan statis. Proksi adaptif menyesuaikan pengaturannya ketika konfigurasi jaringan berubah. Misalnya, jika pengguna laptop memulai koneksi jaringan dialup, proksi adaptif akan mengenali perubahan ini, menemukan dan menjalankan skrip konfigurasi barunya, dan menyesuaikan pengaturannya dengan tepat.
Proksi adaptif dikonfigurasi oleh skrip konfigurasi (baca Deteksi Proksi Otomatis). Skrip menghasilkan satu kumpulan protokol aplikasi dan proksi untuk setiap protokol.
Perubahan dalam lingkungan jaringan mungkin mengharuskan sistem menggunakan satu kumpulan proksi baru. Jika koneksi jaringan terputus atau koneksi jaringan baru diinisialisasi, sistem harus menemukan sumber skrip konfigurasi yang sesuai di lingkungan baru dan menjalankan skrip baru.
Anda dapat menggunakan atribut usesystemdefault dari elemen <proxy> dalam file konfigurasi Anda. Atribut usesystemdefault mengontrol apakah pengaturan proksi statis (alamat proxy, daftar pintasan, dan pintasan lokal) harus dibaca dari pengaturan proksi Internet Explorer untuk pengguna. Jika nilai ini diatur menjadi true, pengaturan proksi statis dari Internet Explorer akan digunakan. Jika nilai ini adalah false atau tidak diatur, pengaturan proksi statis dapat ditentukan dalam konfigurasi dan akan menggantikan pengaturan proksi Internet Explorer. Nilai ini juga harus diatur menjadi false atau tidak diatur agar proksi adaptif dapat diaktifkan.
Contoh berikut menunjukkan konfigurasi proksi adaptif yang khas.
<system.net>
<defaultProxy>
<proxy usesystemdefault="false" />
</defaultProxy>
</system.net>
Proksi Statis
Proksi statis biasanya dikonfigurasi secara eksplisit oleh aplikasi, atau ketika file konfigurasi dipanggil oleh aplikasi atau sistem. Proksi statis berguna dalam jaringan ketika topologinya jarang berubah, seperti komputer desktop yang terhubung ke jaringan perusahaan.
Beberapa opsi mengontrol cara kerja proksi statis. Anda dapat menentukan hal berikut:
Alamat proksi.
Apakah proksi harus dilewati untuk alamat lokal.
Apakah proksi harus dilewati untuk satu set alamat.
Tabel berikut menunjukkan opsi konfigurasi untuk proksi statis.
| Atribut, properti, atau pengaturan file konfigurasi | Deskripsi |
|---|---|
proxyaddress atau Address |
Alamat proksi yang akan digunakan. |
bypassonlocal atau BypassProxyOnLocal |
Mengontrol apakah proksi dilewati untuk alamat lokal. |
bypasslist atau BypassArrayList |
Menjelaskan, dengan ekspresi reguler, satu set alamat yang melewati proksi. |
usesystemdefault |
Mengontrol apakah pengaturan proksi statis (alamat proksi, daftar lewati, dan lewati di lokal) harus dibaca dari pengaturan proksi Internet Explorer untuk pengguna. Jika nilai ini diatur menjadi true, maka pengaturan proksi statis dari Internet Explorer akan digunakan. Pada .NET Framework 2.0 saat nilai ini diatur menjadi true, pengaturan proksi Internet Explorer tidak ditimpa oleh pengaturan proksi lain dalam file konfigurasi. Pada .NET Framework 1.1, pengaturan proksi Internet Explorer dapat ditimpa oleh pengaturan proksi lain di file konfigurasi.Jika nilai ini adalah false atau tidak diatur, maka pengaturan proksi statis dapat ditentukan dalam konfigurasi dan akan menggantikan pengaturan proksi Internet Explorer. Nilai ini juga harus diatur menjadi false atau tidak diatur agar proksi adaptif dapat diaktifkan. |
Contoh berikut menunjukkan konfigurasi proksi statis yang khas.
<system.net>
<defaultProxy>
<proxy proxyaddress="http://proxy.contoso.com:3128"
bypassonlocal="True"
/>
<bypasslist>
<add address="[a-z]+\.blueyonderairlines\.com$" />
</bypasslist>
</defaultProxy>
</system.net>